Beberapa hari kemarin aku membaca sebuah blog yang isinya tentang curhatan banyak orang yang bingung harus bersikap bagaimana bila memiliki teman gay atau lesbian. Sejujurnya saya sendiri punya banyak relasi (famili, kerabat, sahabat, kenalan..dsb) yang punya SSA (same-sex attraction sekedar baru perasaan tertarik sesama jenis atau yang sudah terjatuh dalam dunia gay/lesbian). Saya tahu banyak yang mengalami hal yang sama, bingung apakah harus memilih setuju saja dengan dunia mereka atau tidak.
OK, ini tips yang perlu kita lakukan bila kita punya orang yang punya ketertarikan sesama jenis (belum terjatuh dalam dunia gay/ berhubungan seks) :
- Berkawan secara normal, wajar memperlakukan ia layaknya seorang LELAKI atau PEREMPUAN. Bila teman Anda laki-laki dan Anda perempuan, ajak dia untuk berpikir realistis. Terkadang perempuan yang punya teman lelaki 'kemayu' malah menganggap mereka teman perempuan mereka. Padahal cowok itu, bagaimanapun femininya tetap saja seorang cowok yang butuh diterima dan dianggap sebagai cowok, baik oleh kawan-kawan lelakinya maupun kawan-kawan perempuannya. Jangan egois dan beranggapan berkomunikasi dengannya dengan gaya kewanitaan (misalnya nggosssip ala cewek, berkomunikasi seakan harus diiyakan, dan segala bentuk komunikasi yang keperempuanan harus dihilangkan). Banyak pria dengan SSA yang 'terpaksa' jadi feminin karena perempuan-perempuan disekitarnya mengkondisikan dia agar jadi seperti wanita.
- Jadilah teman curhatnya yang bijaksana. teman terbaik adalah teman yang berkata apa adanya sesuai fakta, norma dan kebenaran. Jangan asal "iya" atau "tidak", tapi berikan alasan yang logis. Dengan cara itu, ia akan terbiasa untuk berpikir logis dan mengkoping masalahnya dengan logika yang cukup.
- Berikan semangat untuk menjalani hidup dengan jujur. Ketertarikan sesama jenis sangat dipengaruhi oleh ketidakjujuran seseorang terhadap perasaan marahnya terhadap orang terdekat (ayah, ibu, kakak, adek, dll). Dalam beberapa penelitian terbaru (2009-2011), dikatakan bahwa orang-orang yang berhasil menghilangkan SSAnya adalah orang yang jujur dan tidak menampik kemarahannya, terutama pada kekerasan yang terjadi di masa kecil.
- Berikan semangat untuk memaafkan dirinya sendiri dan orang-orang yang telah menyakitinya. Kalau masih belum bisa, mintalah bantuan psikolog, psikiater atau konselor (guru BK pun bisa) untuk memberikan pelayanan konseling tentang cara memaafkan masa lalu, bukan menghilangkan SSA-nya lho. Yang bisa menghilangkannnya ya dirinya sendiri.
- Berikan semangat dia untuk bergaul secara sehat dengan teman main yang berjenis kelamin sama. Jangan sampai karena ia jarang main dengan cowok heteroseksual (co yang tertarik ce), ia jadi semakin merasa terkucilkan dari dunia cowok yang seharusnya menjadi dunianya.
- Berikan pemahaman bahwa jenis kelamin sama sekali tidak ada hubungannya dengan kejahatan. Ada lelaki yang baik, ada lelaki yang jahat. Ada perempuan baik dan ada perempuan jahat. Dan berikan faktanya (googling ajah)
- Jangan mengeneralisasi atau menggunakan kata-kata yang cenderung melabeli suatu gender (misalnya kata SEMUA lelaki itu jahat, atau SEMUA perempuan itu penggoda). Terus-terusan memberikan informasi salah seperti itu akan memperkuat persepsinya yang salah tentang gender.
- Jangan langsung memberikan 'ceramah'. Biasanya orang pasti memberikan ceramah..menurut Surat ini bla-bla-bla. Dengarkan dulu keluh kesahnya, baru diberikan pemahaman sesuai agamanya masing-masing.
Beberapa tips di atas hanyalah beberapa tips yang disarikan dari beberapa buku yang saya baca. Dan ini khusus untuk orang yang belum terjerumus ke dalam dunia gay. Untuk yang sudah, nanti akan saya postkan di tips selanjutnya :)
Wassalamu'alaikum!